
Kepala MTsN 1 Muaro Jambi, Dra. Barianti, M.Pd.I, menghadiri Orientasi Sekolah/Madrasah Siaga Kependudukan (SSK/MSK) dan Pramuka Peduli Kependudukan tingkat Provinsi Jambi dan Kabupaten/Kota. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 30 September 2025, di Hotel Wiltop Jambi.
Orientasi tersebut diselenggarakan oleh Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, DPD Persagi Provinsi Jambi, BPOM Provinsi Jambi, BPS Provinsi Jambi, Ketua HIMPSI Provinsi Jambi, serta Tim Kerja Pengelolaan Kerjasama Pendidikan Kependudukan dan Analisa Dampak Kependudukan. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat pemahaman para tenaga pendidik mengenai isu-isu kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. Melalui program SSK, siswa diharapkan memperoleh wawasan tentang perencanaan masa depan sehingga dapat membentuk generasi berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Risma Mulia, salah satu peserta, menilai orientasi ini sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah. Ia menyatakan, "Manfaatnya tidak hanya bagi guru, tetapi juga siswa. Melalui SSK/MSK, peserta didik mendapat pengetahuan luas tentang kependudukan, kesehatan reproduksi, dan perencanaan hidup yang matang." Pernyataan ini menegaskan pentingnya orientasi dalam memperluas wawasan siswa dan guru mengenai isu-isu kependudukan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Dessy Pramudiani menambahkan bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan remaja saat ini. Menurutnya, materi yang diberikan membahas berbagai permasalahan remaja, seperti gangguan kesehatan mental, depresi, kecemasan, kecenderungan bunuh diri, dan penyalahgunaan narkoba. Dengan bekal yang tepat, diharapkan para remaja mampu mengambil keputusan bijak untuk masa depan mereka.

Tri Jodro juga menegaskan bahwa kegiatan orientasi ini akan mendukung pengembangan kurikulum, khususnya dalam penerapan pembelajaran deep learning. Ia menjelaskan bahwa deep learning bukanlah konsep baru, melainkan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam. "Hasil orientasi dapat kami terapkan dalam strategi pembelajaran yang aplikatif sehingga benar-benar memberi manfaat bagi siswa," ujarnya.
Selain itu, Pramuka Peduli Kependudukan diharapkan dapat melaksanakan berbagai kegiatan seperti kampanye kesehatan mental, pendampingan psikologi, dan kolaborasi dengan tenaga profesional. Partisipasi aktif dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat implementasi Sekolah/Madrasah Siaga Kependudukan dan Pramuka Peduli Kependudukan. Langkah ini menjadi upaya nyata madrasah dalam mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
|
48x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...