
MTsN 1 Muaro Jambi menerapkan sanksi bagi siswa yang datang terlambat mengikuti upacara maupun kegiatan pembelajaran. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab kepada para siswa. Pada Senin, 20 Oktober 2025, petugas piket harian bersama Kepala Madrasah memberikan arahan sekaligus sanksi kepada siswa yang terlambat hadir.
Disiplin dianggap sebagai sikap penting yang harus dimiliki setiap individu, khususnya dalam lingkungan pendidikan. Kepala Madrasah menekankan bahwa karakter disiplin menjadi kunci keberhasilan siswa dalam berbagai aspek kehidupan. Selain itu, peran orang tua juga dinilai sangat penting dalam membentuk karakter disiplin anak. Orang tua diharapkan mendukung kebijakan madrasah, misalnya dengan membangunkan anak lebih pagi agar tidak terlambat ke sekolah.

Sanksi yang diberikan kepada siswa yang terlambat tidak hanya berupa sistem poin, tetapi juga tugas-tugas yang bersifat mendidik. Siswa yang melanggar, seperti datang terlambat saat upacara atau kegiatan belajar, dapat diberikan tugas membersihkan ruang kelas, mushala, koridor, dan lingkungan madrasah. Selain itu, mereka juga bisa diminta membaca Yasin, menghafal surah-surah pendek, atau melakukan kegiatan lain yang mendukung pembentukan karakter disiplin.
Pelaksanaan sanksi dilakukan secara berkelompok dan siswa didampingi oleh petugas piket harian selama menjalankan tugas kebersihan. Selain tugas kebersihan, siswa yang terlambat juga diminta menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi keterlambatan, yang diketahui oleh orang tua mereka. Hal ini bertujuan agar siswa lebih bertanggung jawab dan orang tua turut memantau kedisiplinan anaknya.

Kepala MTsN 1 Muaro Jambi menegaskan bahwa tujuan pemberian sanksi ini bukan untuk menghukum, melainkan sebagai upaya membangun kedisiplinan dan memberikan pemahaman tentang pentingnya tanggung jawab serta menjaga kebersihan. Dengan demikian, diharapkan siswa dapat memahami nilai-nilai penting yang akan berguna dalam kehidupan mereka ke depan.
Salah satu siswa kelas VIII A yang terlambat pada hari tersebut mengaku bangun kesiangan. "Saya lupa menyalakan alarm sehingga terlambat berangkat ke madrasah," ujarnya dengan malu-malu. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi siswa lain agar lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap waktu.
|
51x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...