
Muaro Jambi, Kamis, 30 Oktober 2025 - Para siswa di salah satu sekolah di Muaro Jambi menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti tugas praktik seni budaya dengan membuat pot bunga dari handuk bekas. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kreativitas siswa serta mengajarkan pemanfaatan barang bekas menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis dan estetis.

Pantauan di lokasi menunjukkan para siswa bekerja secara berkelompok dan tampak bersemangat dalam setiap tahapan pembuatan pot bunga. Mereka bersama-sama menyiapkan bahan-bahan seperti handuk bekas, semen, dan pasir, serta alat-alat pendukung seperti ember, cetakan, dan sarung tangan. Proses pembuatan dimulai dengan mencelupkan handuk bekas ke dalam adonan semen dan pasir, lalu melilitkannya pada cetakan pot. Setelah kering, cetakan dilepas dan pot bunga hasil karya siswa siap dihias sesuai kreativitas masing-masing.
Salah satu siswa, Aisyah, mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan ini. "Seru banget bisa bikin pot bunga sendiri dari handuk bekas. Selain bisa berkreasi, kita juga belajar cara memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai," ujarnya. Pengalaman ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mencoba hal baru dan mengekspresikan ide-ide kreatif mereka.

Guru seni budaya, Efrida Hairani, S.Pd, menjelaskan bahwa praktik ini merupakan bagian dari kurikulum yang bertujuan mengembangkan keterampilan seni dan kerajinan siswa. "Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam praktik. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan dengan mendaur ulang barang bekas," jelas Efrida.
Kegiatan praktik seni budaya ini tidak hanya menambah pengalaman siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting seperti kerja sama, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan dengan cara sederhana, yaitu mendaur ulang barang yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Pihak madrasah berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi madrasah-madrasah lain untuk mengembangkan program-program kreatif yang bermanfaat bagi siswa dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membangun karakter peduli lingkungan sejak dini.(EF)
|
143x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...