
Talang Duku -Untuk mengoptimalkan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) RI, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Muaro Jambi mengadakan Workshop “ Implementasi Deep Learningdan Desain Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta “ Tahun 2025 pada Sabtu dan Minggu, 13-14 Desember 2025.

Bertempat di MTsN 1 Muaro Jambi, pada hari pertama ini menghadirkan pemateri handal yaitu Dr, Muhammad Sidik, S.Ag. M.Pd agar para guru bisa membuat, merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi kurikulum serta pembelajaran yang ada di madrasah.
Dra. Barianti, M.Pd.I menyampaikan bahwa pendidikan agama diharapkan dapat menjadi pemersatu bangsa, bukan pemecah belah. Ilmu pengetahuan umum juga sangat penting, dan banyak orang Indonesia memiliki potensi di bidang ini. Oleh karenanya, pemerintah perlu menemukan cara untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan tersebut demi kemajuan dan kebesaran negara.

Kurikulum Berbasis Cinta ini bukan perombakan total, melainkan penyesuaian dengan tujuan membentuk anak-anak yang berakhlak baik serta memiliki karakter yang kuat. Dengan adanya perubahan pola pikir yang mendasari kurikulum, tidak ada lagi pilih kasih terhadap siswa, yang mana hal ini sejalan dengan visi Kurikulum Berbasis Cinta.

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) adalah inisiatif Kementerian Agama Indonesia untuk mengintegrasikan nilai-nilai cinta, empati, dan kasih sayang ke dalam proses pendidikan di madrasah, bukan mengganti kurikulum yang ada, melainkan sebagai 'jiwa' yang menanamkan karakter inklusif, moderasi beragama, serta kecerdasan emosional dan spiritual melalui "Panca Cinta": cinta kepada Tuhan, ilmu, diri & sesama, alam, dan tanah air. Tujuannya membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, toleran, dan cinta lingkungan, dengan implementasi bertahap melalui pelatihan guru dan penyesuaian metode pembelajaran.
|
40x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...