Selamat Datang di Website Resmi MTSN 1 Muaro Jambi # PENDAFTARAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2025/2026 DIBUKA TANGGAL 13 MEI s.d 30 JUNI 2025 # Selamat Datang Di Website Resmi MTs Negeri 1 Muaro Jambi # TES TERTULIS DAN LISAN TANGGAL 01 sd 02 JULI 2025 # Pengumuman Kelulusan Tanggal 07 Juli 2025
Diposting Pada: Senin, 29 November 2021

MTsN 1 Muaro Jambi Memperingati Hari Guru Nasional Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI )

MTsN 1 Muaro Jambi Memperingati Hari Guru Nasional  Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI )

Muaro Jambi_MTsN 1 Muaro Jambi Melaksanakan peringatan Hari Guru Nasional, Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI) tempat halaman MTsN 1 Muaro Jambi, diikuti Kepala Madrasah, Kaur TU, Majelis Guru dan Staf serta Seluruh peserta didik, Kamis 25/11/2021.
Pada Peringatan PGRI kali ini siswa/i megikuti perlomba antar kelas dengan menyanyikan lagu Hymne Guru, dan Upacara seperti biasanya namun Semua petugas Upacara di laksanakan oleh guru , dan yang menjadi pemina langsung Kepala Madrasah, Upacara berlangsung dengan Khidmat.Setelah selesai Upacara dilanjutkan dengan pemberian penghargan oleh kepala madrasah kepada kelas yang mendapat juara perlombaan tersebut.Pada perayaan tersebut juga sejumlah siswa memberikan surprise kepada majelis guru dengan memberikan kue ulang tahun, bunga, dan persembahan pertunjukan. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama
SELAMAT HARI GURU
Untuk semua guru yang mulia
Jasa kalian akan selalu kami kenang
Tetaplah menjadi pelita untuk
Anak bangsa


MADRASAH HEBAR DAN BERMARTABAT


PIDATO
MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
PADA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2021
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om Swastyastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,
Rahayu.
Ibu dan Bapak guru yang saya hormati dan banggakan,
Tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian. Kita semua tersandung dengan adanya pandemi. Guru dari Sabang sampai Merauke terpukul secara ekonomi, terpukul secara kesehatan, dan terpukul secara batin,
Guru mau tidak mau mendatangi rumah-rumah pelajar untuk memastikan mereka tidak ketinggalan pelajaran. Guru mau tidak mau mempelajari teknologi yang belum pernah mereka kenal. Guru mau tidak mau menyederhanakan kurikulum untuk memastikan murid mereka tidak belajar di bawah tekanan. Guru di seluruh Indonesia menangis melihat murid mereka semakin hari semakin bosan, kesepian, dan kehilangan disiplin. Tidak hanya tekanan psikologis karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), banyak guru mengalami tekanan ekonomi untuk memperjuangkan keluarga mereka agar bisa ”makan”,
Sangat wajar jika dalam situasi ini banyak guru yang terdemotivasi. Tapi ternyata ada fenomena yang tidak terkira. Saat saya menginap di rumah guru honorer di Lombok Tengah, saat saya menginap di rumah Guru Penggerak di Yogyakarta, saat saya menginap bersama santri di pesantren di Jawa Timur, saya sama sekali tidak mendengar kata ”putus asa”.
Saat sarapan dengan mereka, saya mendengarkan terobosan-terobosan yang mereka inginkan di sekolah mereka. Wajah mereka terlihat semangat membahas platform teknologi yang cocok dan tidak cocok untuk mereka. Dengan penuh percaya diri, mereka memuji dan mengkritik kebijakan dengan hati nurani mereka.
Disitulah saya baru menyadari bahwa pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalakan obor perubahan. Guru-guru se-Indonesia menginginkan perubahan, dan kami mendengar.
Guru se-Indonesia menginginkan kesempatan yang adil untuk mencapai kesejahteraan yang manusiawi, Guru se-Indonesia menginginkan aset terhadap teknologi dan pelatihan yang relevan dan praktis. Guru se-Indonesia menginginkan kurikulum yang sederhana dan bisa mengakomodasi kemampuan dan bakat setiap murid yang berbeda-beda. Guru se-Indonesia menginginkan pemimpin-pemimpin sekolah mereka untuk berpihak kepada murid, bukan pada birokrasi. Guru se-Indonesia ingin kemerdekaan untuk berinovasi tanpa dijajah oleh keseragaman.
Sejak pertama kali kami cetuskan, sekarang Merdeka Belajar sudah berubaj dari sebuah kebijakan menjadi suatu gerakan. Contohnya, penyederhanaan kurikulum sebagai salah satu kebijakan Merdeka Belajar berhasil melahirkan ribuan inovasi pembelajaran. Gerakan ini makin kuat karena ujian yang kita hadapi bersama. Gerakan ini tidak bisa dibendung atau diputarbalikkan, karena gerakan ini hidup dalam setiap insan guru yang punya keberanian untuk melangkah ke depan menuju satu tujuan utama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Karena itulah, saya tidak akan menyerah untuk memperjuangkan Merdeka Belajar, demia kehidupan dan masa depan guru se-Indonesia yang lebih baik.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua guru se-Nusantara atas pengorbanan dan ketangguhannya. Merdeka Belajar ini sekarang milik Anda.
Salam Merdeka Belajar.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Om shanti, shanti, shanti om,
Namo buddhaya




 


308x
Dibaca

Berita Lainnya:

  1. Senam Sehat Tingkatkan Kebugaran Siswa MTsN 1 Muaro Jambi 31x dibaca
  2. Upacara Peringatan Sumpah Pemuda di MTsN 1 Muaro Jambi 109x dibaca
  3. MTsN 1 Muaro Jambi Gelar Rapat Kelulusan 251x dibaca
  4. Sukses Gelar ANBK MTsN 1 Muaro Jambi 106x dibaca
  5. Pesona Senam Pagi Menjadikan Tubuh Sehat, Segar dan Bahagia 236x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MTSN 1 Muaro Jambi

Mars Madrasah